1. Modal awal untuk belajar pemrograman adalah motivasi. Kalau motivasi Anda untuk belajar motivasi besar, Selamat… Anda adalah calon seorang programmer handal. Fokus selanjutnya adalah mengasah skill Anda untuk belajar pemrograman. Terus pertahankan motivasi yang telah Anda miliki. Jangan sampai motivasi ini pupus ketika menemui kegagalan.
  2. Jangan mudah menyerah. Memang… belajar pemrograman adalah tidak mudah. Butuh perjuangan, kerja keras, serta pengalaman (jam terbang). Jangan mudah menyerah ketika banyak error yang muncul ketika membuat program.
  3. Jangan sekali-kali menganggap pemrograman itu adalah sepenuhnya pelajaran ‘Menghapal’. Memang betul, menghapal juga diperlukan yaitu ketika menghapalkan sintaks dan aturan penulisan dalam program. Tapi secara prinsip, pemrograman adalah pelajaran cara berpikir dan logika bagaimana menyelesaikan masalah.
  4. Jangan hanya menjadi tukang ketik. Ketika dosen Anda memberikan contoh program di kelas atau ketika praktikum, jangan hanya memandang setiap barisan kode program tersebut sebagai angin lalu dan hanya Anda pindahkan ke kertas atau komputer. Kalau hanya demikian, sama halnya Anda belajar menjadi tukang ketik. Coba pahami setiap baris kode dan alur program yang dituliskan guru atau dosen Anda. Kalau sudah paham, coba tulis program menurut versi Anda sendiri ke buku atau komputer Anda. Apabila hal ini Anda lakukan, maka secara tidak sadar Anda telah melatih logika berpikir Anda dan belajar menuangkan logika berpikir ke dalam bentuk program.
  5. Untuk mendukung belajar Anda, coba cari orang yang mau mengajari Anda ketika menemui masalah dalam belajar pemrograman. Bisa teman dekat, teman di internet atau bahkan guru dan dosen yang dekat dengan Anda.
  6. Jangan mengandalkan tatap muka di kelas. Materi pemrograman sangatlah luas. Apa yang diberikan dosen ketika kuliah itu sangatlah kecil cakupannya dibandingkan keseluruhan ilmu pemrograman. Cobalah eksplorasi sendiri segala hal tentang pemrograman. Ada banyak referensi di internet yang membahas tentang tips dan trik serta teknik dalam pemrograman.
  7. Carilah komunitas yang fokus dengan pemrograman. Di internet ada banyak forum diskusi via web atau mailing list yang membahas tentang pemrograman. Ingat… bahwa orang yang sering bergaul dengan penjual minyak wangi maka dia akan ikut menjadi wangi… So… kita adopsi hal ini. Banyak-banyaklah bergaul dengan orang dalam komunitas yang sama-sama interest dengan pemrograman.
  8. Sangat disarankan Anda memiliki komputer sendiri di rumah atau di kost. Seperti yang telah saya jelaskan di atas bahwa untuk menguasai pemrograman butuh pengalaman dan jam terbang yang banyak dalam membuat progam. Kalau Anda tidak memiliki komputer sendiri, bagaimana bisa menambah jam terbangnya? Untuk belajar pemrograman tidaklah harus membutuhkan komputer dengan spesifikasi tinggi. Cukup komputer Pentium III saja itu sudah bisa, kecuali Anda belajar program yang memang butuh spesifikasi besar misalnya programan berbasis visual. Oya… jangan sekali-kali mengandalkan jam praktikum di laboratorium karena waktu penggunaannya sangat-sangat terbatas. Anggap saja ketika Anda beli komputer adalah sebagai investasi jangka panjang. Yakinlah suatu saat modal Anda untuk membeli komputer itu akan balik kembali, atau malah akan memberikan return of investment yang jauh lebih besar.
  9. Jangan hanya mengandalkan catatan atau modul yang diberikan oleh dosen. Isi modul yang ditulis oleh dosen itu rata-rata masih sedikit kontennya. Berusahalah mencari referensi sendiri terkait dengan pemrograman. Toh… saat ini sudah banyak buku-buku yang mengulas tentang pemrograman. Kalau Anda ingin yang gratis, coba cari referensi di internet karena tersedia banyak free ebook yang bisa didownload.
  10. Jangan hanya asal copy paste. Rata-rata orang yang asal copy paste program itu tidak berusaha memahami program yang dia copy.  Coba pahami dahulu program yang Anda peroleh terutama pada algoritmanya, kalau bisa tulis kembali program tersebut menurut versi Anda. Boleh sih copy paste.. asal Anda juga berusaha memahami makna program di dalamnya. Syukur-syukur kalau Anda memodifikasi kode programnya.
Internet
          Internet (kependekan dari interconnection-networking) ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.
              Untuk dapat ikut serta menggunakan fasilitas Internet, biasanya kita harus berlangganan ke salah satu penyedia layanan ISP (Internet Service Provider). ISP ini biasanya disebut penyelenggara jasa internet ataupun kita juga dapat menggunakan fasilitas dari Telkom yakni Telkomnet Instan.
            Dengan memanfaatkan internet, pemakaian komputer di seluruh dunia dimungkinkan untuk saling berkomunikasi dan pemakaian bersama sebuah informasi, menghubungkan ke komputer lain, mengirim dan menerima file, membahas topik tertentu pada newsgroup dan lain-lain.

Fasilitas-Fasilitas yang dapat di manfaatkan dengan menggunakan internet, diantaranya sebagai berikut :

  • Web, adalah fasilitas hypertext untuk menampilkan data berupa teks, gambar, bunyi, animasi dan data multimedia lainnya, yang diantara data tersebut saling berhubungan satu sama lain. Untuk memudahkan kita membaca data dan informasi tesebut kita dapat mempergunakan web browser seperti Internet Explorer ataupun Netscape serta Mozzila dan lain-lain.
  • E-Mail (Electronic Mail), dengan fasilitas ini kita dapat mengirim dan menerima surat elektronik (e-mail) pada/dari pemakai komputer lain yang terhubung di internet, dan dapat menyertakan file sebagai lampiran (attachment).
  • Newsgroup, fasilitas ini digunakan untuk mendistribusikan artikel, berita, tanggapan, surat, penawaran ataupun file ke pemakai internet lain yang tergabung dengan kelompok diskusi untuk topik tertentu. Dengan fasilitas ini pula kita dapat melakukan diskusi, seminar ataupun konferensi dengan cara elektronik tanpa terikat waktu, ruang dan tempat.
  • FTP (File Transfer Protocol), fasilitas ini digunakan untuk menghubungkan ke server computer tertentu dan bila perlu menyalin (download) file yang kita butuhkan dari server tersebut dan menyimpannya di komputer kita.
Manfaat Internet

Secara umum ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila kita mempunyai akses ke internet .Berikut ini sebagian dari apa yang tersedia di internet: 
1. Informasi untuk kehidupan pribadi :kesehatan, rekreasi, hobby, pengembangan pribadi, rohani, sosial. 2. Informasi untuk kehidupan profesional/pekerja :sains, teknologi, perdagangan, saham, komoditas, berita bisnis, asosiasi profesi, asosiasi bisnis, berbagai forum komunikasi.
3. dan lain sebagainya.
   


  Intranet
          Definisi menurut James A. O’Brien (2006,   p326),  Intranet adalah jaringan internal organisasi   yang menggunakan infrastruktur dan standarisasi seperti internet dan web yang hanya dapat diakses oleh para pekerja perusahaan tersebut.
          Menurut McLeod & Schell (2004, p123), intranet adalah jaringan terbatas yang
memiliki kemampuan seperti internet dalam suatu perusahaan, tidak dapat di akses oleh
pihak luar dari perusahaan.
          Menurut Whitten, Bentley dan Dittman (2003, p26), intranet adalah internet
pribadi yang didesain untuk digunakan oleh karyawan organisasi. Intranet menawarkan
tampilan dan rasa seperti internet, walaupun demikian keamanan dan firewall membatasi
penggunaannya pada karyawan.
         Intranet adalah konsep LAN yang mengadopsi teknologi internet dan mulai
diperkenalkan pada akhir tahun 1995. Jadi Intranet adalah LAN yang menggunakan
standar komunikasi dan segala fasilitas internet, diibaratkan memakai internet dalam
lingkungan lokal.
          Jadi Intranet adalah jaringan komunikasi yang sama dengan jaringan internet
tetapi hanya dalam lingkup yang terbatas atau dalam satu kesatuan organisasi saja,
misalnya dalam satu perusahaan atau kantor saja.
          Jenis Pemanfaatan Intranet
Penggunaan Intranet sebenarnya tergantung dari bentuk organisasi penggunanya. Apakah suatu took, perusahaan multi nasional, suatu instansi atau departemen lainnya. Dengan memahami kerja organisasi tersebut terlebih dahulu maka akan sangat membantu model desain intranet yang akan digunakan.
Didalam suatu organisasi, intranet banyak digunakan untukk :
1. Human Resource Service
Pada modal organisasi intranet dapat digunakan untuk menyajikan informasi-informasi, seperti:
            a. Manual pekerjaan, misalnya tata-tertib, petunjuk kerja, informasi, liburan, asuransi, prosedur                  pembelian dan pengeluaran barang.
        b. Buletin board perusahaan, misalnya pengumuman kebijaksanaan, pengumuman pekerjaan, jadwal kerja, pelatihan, menu kafetaria, jadwal kegiatan ekstra.
         c. Record pekerjaan, misalnya waktu kerja dan kehadiran , data kepegawaian, seperti alamat rumah hingga prestasi kerja.
            d. Newsletter (berita-berita penting) untuk pekeja.
            e. Informasi-informasi yang berkaitan dengan human resource department, missal informasi yang digunakan untuk menyewa property, memecat, memindahkan, mempromosikan, melatih karyawan, dan lain-lain.

2. Material and Logistic Services
Organisasi kerja seperti ini dapat berupa toko, cleaning service, dan lain-lain. Informasi yang dapat diletakkan di intranet misalnya:
               a. Listing peralatan atau service yang disediakan
          b. Image yang dapat di-clik, yang menerangkan gambaran suatu fasilitas ruangan pada suatu kantor.
               c. Image map yang dapat menerangkan buku telepon suatu perusahaan. 
              d. Suatu form yang dapat diisi dan digunakan untuk mencari informasi mengenai order, catalog, dan lain sebagainya.

3. Informasi System service
Pada model organisasi ini intranet dapat digunakan untuk menyediakan :
              a. Informasi mengenai computer-komputer para staff.
              b. Informasi yang dibutuhkan para user, berkaitan dengan pengetahuan umum, manual operasi program untuk satu pekerjaan, dapat dikumpulkan pada suatu database, sehingga dapat berupa suatu perpustakaan elektronis.
             c. Semua data atau dokumen yang berbentuk file word processing, spreadsheet, graphic, dll, dapat digunakan bersama-sama dengan memanfaatkan aplikasi bebasis web dengan pusat data di web server.
Komponen Penbentuk Intranet
Komponen pembentuk intranet pada dasarnya sama dengan komponen pembentuk internet, seperti:
* Aplkasi browser,
* Komputer server,
* Perangkat Jaringan ,
* Protokol TCP/IP,
* Bahasa Pemograman,
* Komputer client, dan
* Perangkat Bantu pengembang (development tool) untuk manajemen jaringan local.
Yang perlu ditambah pada intranet apabila sebagian informasi organisasi tersebut ingin diekspose agar dapat diakses jaringan luar (internet) adalah firewall dan router (intranet ini menjadi ekstranet).

Model Intranet
Sebelum memulai proyek intranet, kita seringkali dihadapkan pada pertimbangan seperti:
Ø Apakah intranet tersebut memilki suatu organisasi dan tampilan yang seragam.
Ø Apakah tiap orang dapat meletakkan informasi sesukanya, ataukah harus diperiksa terlebih dahulu.
Ø Bila orang bebas meletakkan informasi sesukanya, bagaimana bila ada yang meletakkan informasi tak sesuai dengan organisasi tersebut.
Ø Bagaimana menghadapi perkembangan intranet tersebut di kemudian hari, dll.

Model organisai suatu intranet dapat dibedakan menjadi:

      1. Model Tersentralisasi
Pada model yang bersifat top down ini hanya ada satu web server yang dikelila secara khusus oleh unit khusus di organisasi tersebut. Seluruh web page (dokumen, form, dan lain-lain) didesain secara terpusat sehingga perubahan tampilan dokumen harus dimintakan kepada unit pengelola.
Model ini memiliki alasan yang baik, yaitu bentuk dokumen yang tetap dan standar. Hal ini juga memudahkan dalam melakukan administrasi system. Hanya ada satu computer yang berfungsi sebagai server. Kekurangannya adalah system ini kurang terdistribusi. Jadi tak ubahnya seperti system sentralisai tradisional . Juga terkadang pengembangan secara sentralisasi ini akan lambat dilaksanakan karena factor birokrasi. Permasalaan lain adalah bila computer server tersebut mengalami kerusakan, maka seluruh dokumen dan system tak dapat bekerja.
2. Model Desentralisasi
Setiap anggota organisasi boleh mensetup web server dan meletakkan informasi. Pada model ini pemasangan web server bias dilakukan pada bebagai jenis mesin, baik PC, Mac, maupun Unix. Alasan yang mendukung model ini adalah, user yang menstup mesin tersebut adalah orang yang paling mengetahui tentang informasi dibidangnya. Pada model sentral, user tersebut harus menyesuaikan dengan standar yang ada pada tim pengelola pusat. Kelebihan lainnya adalah orang yang memiliki informasi dengan cepat dapat menyumbangkan informasi tersebut. Kelemahan dari dari model ini adalah bahwa karena terlalu mudah diinstal maka cendrung menjadi tak terorganisasi dengan baik.
3. Model Campuran
Merupakan model gabungan dari model sentralisasi dan desentralisasi. Pola organisai pengguna intranet-lah yang akan menentukan model mana yang paling cocok untuk kebutuhan mereka.

Proses Pada Intranet
      Sekarang apa yang membedakan pengembangan suatu intranet dibandingkan system client server biasa? Suatu intranet membutuhkan perhatian yang lebih besar terhadap proses suatu bisnis, sebab teknologi intranet/internet ini akan berubah dengan capat pada tahun mendatang. Teknologi intranet membutuhkan suatu dasar pengembangan yang baik sebagai dasar untuk memahami berbagai teknologi baru yang muncul, serta model desai yang mampu mengakomodasi keinginan user yang bertambah banyak.
        Intranet adalah jaringan computer yang berdasarkan standar Internet dan Word Wide Web. Karena teknologinya sudah terbentuk dari internet maka kemudahan, rendahnya biaya oprasi, fleksibilitas, dan open system technologi yang tidak tergantung dari platform menjadikan intranet sebagai salah satu pilihan unggulan.
a.  Protokol-protokol yang berada dalamlingkup TCP/IP adalah:
HTTP, FTP, MIME, SMTP, NNTP dan POP.
b. Intranet dapat mengakses semua pelayanan internet pada web browser. Sebagai contoh, browser dapat mengirimkan e-mail dengan menggunakan SMTP (Simple Mail Transper Protokol) Untuk standar mail Internet.
c.  Groupware lebih bersifat sebagai model server push yang menajikan kemungkinan kerja sama melalui komunikasi, kolaborasi dan koordinasi.
d.  Workflow adalah kemampuan otomatisasi transfer infromasi untuk mendukung aliran kerja system informasi.
e. Tingkatan kebutuhan informasi dalam organisasi bisnis, yaitu pelayanan informasi, pelayanan interaktif, pelayanan pelanggan yang lebih baik, dan enterprise connectivity.
Banyak keunggulan dari segi teknologi infromasi dengan menggunakan intranet karena antara lain: mereduksi biaya percetakan, kertas, perangkat lunak, distribusi, menghemat biaya pos dan proses order. Teknologi web memberikan dua hal penting dalam konsep dokumen centric computing, yaitu pemanfaatan dokumen HTML sebagai standar yang universal dan platform independent. Sampai sekarang ini terdapat dua teknik yang menawarkan keefektifan biaya dalam mengotomasi pemeliharaan isi dari berbagai sumber pada jaringan. Teknik yang digunakan adalah gateway program dan embedded scripts. Teknologi intranet yang memperbolehkan masukan data, workflow automation, menyajikan prospek pengurang biaya proses produksi. Semua web server dapat di konfigurasi untuk memeriksa transaksi log, menciptakan pemeriksaan kondisi yang lebih nyaman serta kelengkapan audit trail. Kombinasi dari teknologi intranet internet mempunyai potensi untuk meningkatkan electronic commerce, meningkatkan competitive information, comprehensive research base dan ada kemungkinan untuk menggantikan peran yang dimainkan sekarang oleh telephone dan video. Teknologi intranet menyajikan pencatatan yang bertambah cepat. Mengurangi biaya yang tinggi.                  
                                                                    
                                         Extranet
           Extranet atau Ekstranet adalah jaringan pribadi yang menggunakan protokol internet dan sistem telekomunikasi publik untuk membagi sebagian informasi bisnis atau operasi secara aman kepada penyalur (supplier), penjual (vendor), mitra (partner), pelanggan dan lain-lain.
Extranet dapat juga diartikan sebagai intranet sebuah perusahaan yang dilebarkan bagi pengguna di luar perusahaan. Perusahaan yang membangun extranet dapat bertukar data bervolume besar dengan EDI (Electronic Data Interchange), berkolaborasi dengan perusahaan lain dalam suatu jaringan kerjasama dan lain-lain.
Contoh aplikasi yang dapat digunakan untuk extranet adalah Lotus Notes. 



Jadi, dari kesimpulan definisi diatas maka dapat kita lihat bahwa perbedaan ketiganya adalah 
Internet
            Merupakan komunikasi jaringan komunikasi global yang menghubungkan seluruh computer
didunia meskipun beda sistem oprasi dan mesin.
Intranet
                Adalah sebuah jaringan koputer berbasis protokol TCP/IP seperti internet, hanya saja digunakan dalam internal perusahaan atau kantor dengan aplikasi berbasis web dan teknologi komunikasi data seperti internet ( bahkan warung internet (warnet) dapat dikategorikan sebagai intranet)
Ekstranet
                  Jika sebuah badan usaha atau bisnis mengekspose sebagian dari internal jaringan ke komunitas di luar.

OUTLINE SKRIPSI

Ketentuan Penulisan :
  1. Jenis huruf       : Times New Roman
  2. Size                 : 12
  3. Paragraph        : 1,5 spasi
  4. Jenis kertas      : A4
  5. Batas atas        : 3 cm
  6. Batas bawah    : 3 cm atau 2,5 cm
  7. Batas kiri         : 4 cm
  8. Batas kanan     : 3 cm



DAFTAR ISI


Lembar Judul Tugas Akhir.................................................................................... i
Lembar Persetujuan Tugas Akhir.......................................................................... ii
Lembar Pengesahan Tugas Akhir.......................................................................... iii
Lembar Penguji Tugas Akhir................................................................................. iv
Lembar Konsultasi Bimbingan Tugas Akhir......................................................... v
Surat Pernyataan................................................................................................... vii
Kata Pengantar...................................................................................................... viii
Daftar Isi............................................................................................................... x
Daftar Gambar...................................................................................................... xiii
Daftar Tabel.......................................................................................................... xiv
Daftar Lampiran.................................................................................................... xv

BAB I                PENDAHULUAN.................................................................... 1
1.1.         Umum.............................................................................. 1
1.2.         Sejarah Organisasi………………………………………2
1.3.         Strukur Organisasi dan Fungsi…………………………. 2
1.4.         Identifikasi Masalah……………………………………..... 8
1.5.         Batasan Masalah……………………………………….. 8
1.6.         Rumusan Masalah……………………………………… 8
1.7.         Metode Penelitian............................................................ 8
1.8.         Maksud dan Tujuan......................................................... 9
1.9.         Sistematika Penulisan...................................................... 10

BAB II               LANDASAN TEORI................................................................ 12
2.1.         Konsep Dasar Sistem....................................................... 12
2.1.1. Pengertian Sistem……………………………….. 12
2.1.2. Komponen Sistem……………………………….. 14
2.1.3. Karakteristik Sistem……………………………... 15
2.1.4. Pengertian Informasi…………………………….. 17
2.1.5. Pengertian Sistem Informasi Manajemen……….. 18

2.2.         Peralatan Pendukung (Tools System).............................. 18
2.2.1. Diagram Alir Data (DAD)………………………. 19
2.2.2. Kamus Data (Data Dictionary)…………………...     21
2.2.3. Normalisasi……………………………………….24
2.2.4. Pengkodean………………………………………30
2.3.         Konsep Perpustakaan....................................................... 33
2.3.1. Pengertian Perpustakaan………………………….33
2.3.2. Macam-macam Perpustakaan…………………….34
2.3.3. Klasifikasi Desimal Dewey.................................... 35
2.4.         Pemrogramman Visual Basic........................................... 42
2.4.1. Konsep Dasar Pemrogramman VB……………….42
2.4.2. Struktur Aplikasi Visual Basic……………………43
2.4.3. Integrated Development Integration VB (IDE)…..45

BAB III             ANALISA SISTEM BERJALAN............................................ 47
3.1.         Umum.............................................................................. 47
3.2.         Prosedur Sistem Berjalan................................................. 48
3.3.         Diagram Alir Data Sistem Berjalan................................. 51
3.4.         Kamus Data Sistem Berjalan........................................... 56
3.4.1. Kamus Data Dokumen Masukan........................... 56
3.4.2. Kamus Data Dokumen Keluaran........................... 58
3.5.         Spesifikasi Sistem Berjalan.............................................. 60
3.5.1.     Bentuk Dokumen Masukan................................ 60
3.5.2.     Bentuk Dokumen Keluaran............................... 61
3.6.         Permasalahan Pokok........................................................ 63
3.7.         Alternatif Pemecahan Masalah........................................ 63

BAB IV             RANCANGAN SISTEM USULAN........................................ 65
4.1.         Umum.............................................................................. 65
4.2.         Prosedur Sistem Usulan................................................... 66
4.3.         Diagram Alir Data Sistem Usulan................................... 68
4.4.         Spesifikasi Sistem Usulan................................................ 74
           4.4.1. Bentuk Dokumen Masukan................................... 74
                                      4.4.2. Bentuk Dokumen Keluaran................................... 75
4.5.         Kamus Data..................................................................... 76
3.5.1. Kamus Data Dokumen Masukan........................... 76
3.5.2. Kamus Data Dokumen Keluaran........................... 78
4.6.         Normalisasi File............................................................... 81
4.7.         Spesifikasi File................................................................. 85
4.8.         Spesifikasi Program......................................................... 91
4.9.         Struktur Kode.................................................................. 100
4.10.     Rancangan Implementasi................................................. 103
4.10.1. Anggaran Biaya................................................... 103
4.10.2. Jadwal Implementasi........................................... 104
4.11.     Spesifikasi Sistem Komputer........................................... 106
4.11.1. Perangkat Lunak.................................................. 107
4.11.2. Perangkat Keras................................................... 107
4.11.3. Konfigurasi Komputer......................................... 108

BAB V               PENUTUP................................................................................. 109
                           5.1.     Kesimpulan...................................................................... 109
                           5.2.     Saran................................................................................ 109

Daftar Pustaka....................................................................................................... 110
Daftar Riwayat Hidup.......................................................................................... 112
Lampiran-lampiran................................................................................................ 113

1.1.Maksud dan Tujuan
Dalam penulisan skripsi ini memiliki maksud dan tujuan yang akan dicapai. Adapun maksud dari penulisan skripsi ini adalah :
1.      Sebagai studi banding terhadap materi yang telah diberikan selama menempuh pendidikan Strata 1 untuk program studi Sistem Informasi di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer KUWERA.
2.      Untuk mempraktekan pengetahuan tentang perancangan sistem yang telah dipelajari dibangku perkuliahan.
3.      Membantu Penulis menuangkan hal-hal yang dilihat, dirasakan dan dialami selama mengadakan observasi, ke dalam bentuk skripsi ini dapat memberikan masukan yang berguna untuk ……….
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk memenuhi persyaratan kelulusan program Strata 1 (S1) untuk program studi Sistem Informasi di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer KUWERA. 

“ADVERBIAL CLAUSE”
STRUCTURE
         Most  types  of  adverbial   clauses  are  considered  as  modifying  the  verb  of  the  main  clause.  The  following  are  the  examples  of  adverbial  clauses.

                   ADVERBIAL  CLAUSES
Type  of
Clause.
Subordinate  
conjuntion
Sentences
1. Time
when
while

before
after


I  can   see  you   when  I  finish  my  work.
She  read  a  book while  the  dinner  was  cooking
They  will   leave  before  you  get  here.
After  John’s  employer  warned  him  about  his  careless  work  , he   was   more  careful.
2.Place
where
wherever
We live  where  the  road  crosses  the  river.
Wherever possible,  the  illustration  are  taken  from  literature.
3.Cause
because
Since
as
He  could   not  come  because  he  was ill
He  could  not  come  since  he  was  ill.
He  could  not  come  as  he  was  ill.
4.Condition
If
unless
If  it  rains  ,we  won’t  have  the  picnic.
We  won’t  have  the  picnic   unless  the  weather  is   good.

5.Contrast
Although

Though
Although  I  felt  very  tired,   I   tried to  finish  the  work
Though  I   felt  very  tired,  I  tried  to  finish the  work.
6.Purpose
that

so   that


They  climbed  higher  that  they  might  get  a  better  view.
They  climbed   higher  so that  they  might  get  better  view.
7.Manner
as   if

as   though
He looks  as if  he needs  more sleep.

He left  the  room as  though  angry

komentar